Aby A. Izzuddin

Mari menata ulang ruang perasaan

 

Mari menata ulang ruang perasaan. Di usia kita ini, sudah bukan waktunya galau-galauan karena patah hati, ingat masa lalu, atau cinta yang terpendam.

Lihatlah ibu bapak kita yang sudah menua. Adakah di antara kita yang sudah membahagiakan mereka? Lihatlah masyarakat sekitar, manfaat apa yang sudah kita berikan pada mereka? Atau justru, lihatlah diri kita sendiri, sudah khusu’ kah shalatnya? Sudah istiqomahkah baca qurannya? Sudah layakkah disebut dewasa ?

Kita sibuk dengan urusan perasaan-perasaan, tanpa sadar jatah muda kita sudah hampir habis. Kita sibuk meratapi masa lalu, hingga lupa bahwa ada hari ini yang harus dimanfaatkan. Kita sibuk menangisi luka, hingga lupa bahwa ada jutaan dosa yang lebih layak ditangisi.

Maafkan, aku sedang membentak diriku sendiri.
Yaa Allah, ampuni…..

~Aby A. Izzuddin~

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Prisma dan Limas